Hukum Sikat Gigi di Bulan Puasa: Panduan Praktis untuk Menjaga Kesehatan

Article | 2024-03-30 03:24:43

Home » Articles » Hukum Sikat Gigi di Bulan Puasa: Panduan Praktis untuk Menjaga Kesehatan

Hukum Sikat Gigi di Bulan Puasa:Panduan Praktis untuk Menjaga Kesehatan





Saat berpuasa Ramadan, umat Muslim menghadapi tantangan dalammenjaga kesehatan gigi dan mulut karena perubahan pola makan dan minum. Namun,sejalan dengan anjuran agama untuk menjaga kebersihan diri, termasuk kesehatangigi dan mulut, hukum sikat gigi tetap berlaku selama bulan puasa. Mengutipwebsite resmi Nahdlatul Ulama,  jikasetelah sikat gigi ingin dibilas dengan air, maka kamu dapat melakukannyaberiringan dengan berkumur sebelum wudhu sebanyak tiga kali.

 

PentingnyaMenjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Puasa

  1. Mencegah Bau Mulut: Kurangnya konsumsi makanan dan minuman selama puasa dapat menyebabkan mulut kering, yang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Sikat gigi membantu membersihkan sisa-sisa makanan dan bakteri, sehingga mencegah bau mulut.
  2. Menghindari Masalah Kesehatan Gigi: Sikat gigi secara teratur membantu mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan gigi seperti karies, plak, dan penyakit gusi.
  3. Menjaga Kesehatan Gusi: Penyakit gusi dapat menyebabkan peradangan dan nyeri yang tidak nyaman. Sikat gigi membantu membersihkan bakteri di sekitar gusi dan mencegah penyakit gusi.

Tips SikatGigi yang Benar Selama Puasa

  • Sikat gigi minimal dua kali sehari: Sebaiknya sikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut.
  • Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride: Fluoride membantu melindungi gigi dari kerusakan dan memperkuat enamel gigi.
  • Jangan lupa membersihkan lidah: Sisa-sisa makanan yang menempel pada lidah juga dapat menyebabkan bau mulut. Gunakan scraper atau pembersih lidah untuk membersihkan lidah secara berkala.

Sikat gigi tetap diperbolehkan dan dianjurkan selama bulanpuasa dalam Islam. Selain mematuhi anjuran agama, menjaga kesehatan gigi danmulut juga merupakan bagian dari menjaga kesehatan secara keseluruhan. Dengansikat gigi yang teratur, umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengannyaman dan menjaga kesehatan gigi serta mulutnya.

 

 

 

 

Referensi:

 

Website NUOnline

Ahmad, N.(2019). The Importance of Oral Hygiene in Islam: A Review. Journal of OralHygiene & Health, 7(3), 255.

Amin, T. T.,Al-Ali, K. A., Al-Qader, A. A., & Al-Malik, M. I. (2008). Socio-demographicfactors and oral hygiene habits as risk factors for periodontal disease amongYemeni adults. Journal of Periodontology, 79(3), 469-483.

Informasi Kontak:

BIA (Bali Implant Aesthetic) Dental Center

Jl. Sunset Road No.168, Seminyak, Badung, Bali Indonesia 80361

+6282139396161