Whitening Gigi
Whitening gigi adalah perawatan estetika yang bertujuan mencerahkan warna gigi dengan menghilangkan noda dan perubahan warna. Dengan menggunakan bahan pemutih yang aman, perawatan ini dapat memberikan hasil yang signifikan hanya dalam satu kali sesi. Whitening gigi ideal untuk Anda yang memiliki noda gigi akibat kopi, teh, rokok, atau penuaan. Hasil dapat bervariasi, tetapi banyak pasien yang melihat senyum lebih putih secara langsung setelah perawatan.
Siapa yang Membutuhkan Perawatan Ini
Individu yang memiliki gigi kekuningan atau bernoda akibat kopi, teh, anggur, merokok, atau penuaan
Pasien dengan kondisi gigi dan gusi sehat yang ingin meningkatkan keindahan senyumnya
Mereka yang bersiap menghadapi momen spesial seperti pernikahan, sesi foto, atau presentasi penting, dll
Orang yang merasa kurang percaya diri karena warna gigi kusam atau tidak merata
Ideal untuk siapa pun yang menginginkan senyum lebih cerah dan menawan
Tidak disarankan untuk: ibu hamil, pasien dengan penyakit gusi aktif, atau yang memiliki gigi berlubang/sensitif
Pemeliharaan Setelah
Perawatan
- Hindari makanan dan minuman berwarna seperti teh, kopi, cola, buah naga, kari, dll.
- Jangan merokok setidaknya selama 24 jam setelah perawatan.
- Selama 2 minggu setelah perawatan, gunakan sedotan saat mengonsumsi minuman panas atau berwarna, serta berkumurlah setelah mengongsumsi makanan/minuman yang berwarna pekat.
- Whitening gigi dapat dilakukan sekali dalam setahun.
- Jadwalkan pemeriksaan gigi rutin setiap 6 bulan.
Bingkai Waktu Perawatan
Frekuensi kunjungan: 1-2x kunjungan | Durasi perawatan: 40-60 menit
Langkah 1 Scaling & polishing
- Jika pasien memiliki gigi sensitif atau gusi berdarah, maka perawatan whitening gigi akan ditunda. Perawatan dapat dilakukan 2 hari kemudian.
Langkah 2 Aplikasi gel pemutih
- Gel pemutih diaplikasikan secara hati-hati pada permukaan gigi.
Langkah 3 Proses Aktivasi dengan Cahaya
- Perawatan reguler: 3 siklus penyinaran cahaya
- Perawatan premium: 2 siklus penyinaran cahaya