Sedation by Anesthesiologist Bia Dental

Sedasi oleh Dokter Anestesi

Bagi pasien yang sering merasa cemas saat ke dokter gigi, memiliki toleransi rasa sakit yang rendah, atau menjalani prosedur yang cukup kompleks, sedasi oleh dokter anestesi dapat menjadi solusi yang aman dan nyaman. Metode ini membantu pasien merasa lebih rileks, bahkan bisa tertidur sepanjang perawatan, sehingga rasa sakit dan ketakutan dapat diminimalkan.

Semua prosedur sedasi dilakukan dan dipantau langsung oleh dokter anestesi profesional guna memastikan keselamatan pasien selama proses perawatan. 

Siapa yang Membutuhkan Perawatan Ini

<p>Pasien dengan kecemasan atau fobia berat terhadap perawatan gigi</p><p>&nbsp;</p>

Pasien dengan kecemasan atau fobia berat terhadap perawatan gigi

 

<p>Individu yang akan menjalani prosedur panjang, kompleks, atau beberapa tindakan sekaligus</p><p>&nbsp;</p>

Individu yang akan menjalani prosedur panjang, kompleks, atau beberapa tindakan sekaligus

 

<p>Pasien dengan toleransi nyeri rendah atau sulit untuk tetap tenang selama perawatan</p><p>&nbsp;</p>

Pasien dengan toleransi nyeri rendah atau sulit untuk tetap tenang selama perawatan

 

<p>Pasien dengan kebutuhan khusus atau kondisi medis tertentu yang membuat perawatan biasa sulit dilakukan</p><p>&nbsp;</p>

Pasien dengan kebutuhan khusus atau kondisi medis tertentu yang membuat perawatan biasa sulit dilakukan

 

<p>Anak-anak maupun orang dewasa yang pernah mengalami pengalaman traumatis di dokter gigi</p><p>&nbsp;</p>

Anak-anak maupun orang dewasa yang pernah mengalami pengalaman traumatis di dokter gigi

 

<p>Siapa saja yang ingin merasakan pengalaman perawatan gigi yang nyaman dan bebas stres di bawah pengawasan dokter anestesi</p><p>&nbsp;</p>

Siapa saja yang ingin merasakan pengalaman perawatan gigi yang nyaman dan bebas stres di bawah pengawasan dokter anestesi

 

Pemeliharaan Setelah
Perawatan

  1. Setelah tindakan, pasien akan dipantau di ruang pemulihan oleh tim medis dan dokter anestesi sampai kondisinya stabil dan pasien benar-benar sadar.
  2. Dokter anestesi akan memberikan instruksi penggunaan obat pereda nyeri dengan dosis yang aman.
  3. Disarankan mulai mengonsumsi makanan bergizi secara bertahap, dimulai dari makanan cair/lunak dan hindari makanan yang sulit dicerna.
  4. Pasien boleh melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki selama masa pemulihan.
  5. Jika ada keluhan terkait anestesi, akan ditangani langsung selama pemulihan.
  6. Pasien dinyatakan pulih sepenuhnya bila tidak ada keluhan nyeri, mual, muntah, dan sudah sadar penuh. Pasien dapat pulang setelah kondisi objektif, seperti skor Aldrete mencapai angka 10.

Bingkai Waktu Perawatan

Kunjungan 1 Konsultasi & Pemeriksaan Pra-Anestesi

Kunjungan 1 Konsultasi & Pemeriksaan Pra-Anestesi

  • Konsultasi pasien dengan dokter gigi dan dokter anestesi
  • Pemeriksaan riwayat kesehatan dan evaluasi fisik
  • Penjelasan mengenai pilihan sedasi dan risikonya
  • Instruksi pra-sedasi (misalnya puasa, pembatasan obat tertentu)
  • Persetujuan tindakan (informed consent)
Kunjungan 2 Sedasi & Perawatan Gigi

Kunjungan 2 Sedasi & Perawatan Gigi

  • Pasien datang dalam kondisi perut kosong sesuai instruksi
  • Pemasangan alat monitor (detak jantung, oksigen, tekanan darah)
  • Sedasi diberikan oleh dokter anestesi (IV sedasi atau anestesi umum)
  • Dokter gigi melakukan perawatan sesuai rencana selama pasien dalam sedasi
  • Pemantauan dilakukan terus-menerus sepanjang tindakan
Pemulihan Pasca Tindakan (Hari yang Sama)

Pemulihan Pasca Tindakan (Hari yang Sama)

  • Pasien diobservasi selama masa pemulihan hingga benar-benar sadar dan stabil
  • Instruksi perawatan pasca tindakan diberikan
  • Pasien harus didampingi orang dewasa yang bertanggung jawab saat pulang
  • Tidak diperbolehkan mengemudi atau melakukan aktivitas berat selama 24 jam setelah sedasi