Kapan implan gigi dibutuhkan? Jika Anda mengalami nyeri rahang atau baru saja kehilangan gigi, sebaiknya jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Anda harus langsung menjalani implan gigi. Ini karena prosedurnya mirip dengan operasi, di mana banyak aspek yang perlu dipertimbangkan. Ketahui gejala-gejala yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan menjalani implan gigi, seperti yang dibahas di sini.
Baca Juga: Tahapan Penyembuhan Implan Gigi: Apa yang Perlu Diketahui
7 Tanda Umum yang Menunjukkan Anda Perlu Segera Melakukan Implan Gigi
Masih ragu untuk melakukan implan gigi? Fairfax Corner menyebutkan bahwa prosedur bedah ini punya tingkat keberhasilan yang tinggi, sekitar 98%. Namun, jika Anda masih ragu dan cenderung memilih gigi palsu lepasan sebagai gantinya, tanda-tanda di bawah ini semoga bisa mengubah pikiran Anda untuk memilih solusi jangka panjang.
1. Anda Sudah Kehilangan Satu Gigi atau Beberapa Gigi
Bagi anak-anak, kehilangan gigi bukanlah masalah besar. Sayangnya, kehilangan satu atau beberapa gigi menciptakan rongga kosong yang bisa membuat gigi lain bergeser dan memicu susunan gigi jadi tidak rapi. Tentu tidak nyaman dan memalukan kalau harus tersenyum dengan gigi yang berantakan, bukan?
Selain itu, hilangnya akar gigi juga bisa lama-kelamaan menyebabkan penurunan kualitas tulang rahang. Ini terjadi karena gigi tidak hanya membantu Anda mengunyah, tapi juga menjaga kesehatan tulang rahang. Jika tulang tidak mendapat rangsangan secara rutin, Anda mungkin akan berjuang menghadapi nyeri rahang di kemudian hari.
2. Anda Kesulitan Mengunyah Makanan dan Berbicara
Bukankah menjengkelkan kalau Anda tidak bisa menikmati keripik favorit atau menggerakkan rahang dengan bebas saat mengucapkan kata-kata?
Hal ini bisa terjadi akibat masalah gigi. Ketika masalah tersebut mulai membuat Anda tidak nyaman, Anda tidak akan bisa memakan makanan yang keras, seperti steak, kacang, dan apel.
Memang makanan itu bisa dipotong kecil-kecil atau diblender sampai lebih halus, tapi bukankah itu cukup merepotkan? Anda pun jadi terlihat seperti sedang sakit.
Lebih jauh lagi, dampak terburuk lain dari penurunan kualitas rahang adalah ketidakmampuan berbicara dengan normal, karena akan terasa sakit saat membuka mulut terlalu lebar. Bayangkan betapa tersiksanya jika Anda tidak bisa mengekspresikan diri atau menyampaikan pesan dengan baik kepada orang lain.
3. Gigi Anda Sudah Terinfeksi
Kebanyakan orang menjawab pertanyaan "Kapan implan gigi dibutuhkan?" dengan jawaban saat kemungkinan infeksi terjadi. Gejala seperti sakit gigi yang tak tertahankan, gusi bengkak, dan demam, cukup parah sehingga Anda mungkin perlu mengatasi infeksinya terlebih dahulu, dengan antibiotik dan perawatan lain yang diperlukan.
Setelah itu, jika area, soket, atau gigi yang terinfeksi sudah tidak bisa diselamatkan lagi, barulah operasi implan bisa dibahas lebih lanjut. Jika Anda mengabaikan infeksinya, infeksi tersebut bisa menyebar dan merusak kesehatan mulut Anda secara keseluruhan. Skenario terburuknya, infeksi bisa menyebar ke bagian tubuh lain karena saraf di mulut Anda terhubung dengannya.
4. Gigi Terlalu Rusak untuk Diselamatkan
Jika hanya mahkota gigi yang retak atau mengalami keretakan ringan, mungkin masih bisa ditangani dengan perawatan gigi ringan, seperti tambal gigi. Namun, jika kerusakan gigi sudah parah, prosedur pencabutan harus dilakukan. Jika tidak, Anda akan mengalami nyeri yang tak kunjung reda dan bisa memengaruhi saraf di sekitar area yang terdampak.
Jadi, Anda mungkin perlu menjalani pencabutan gigi dan implan gigi setelah berkonsultasi dengan dokter gigi Anda tentang kapan atau apakah Anda sudah siap menjalani prosedur ini.
Setelah implan terpasang, Anda tidak perlu khawatir soal daya tahannya atau tampilannya yang terlihat aneh. Implan gigi dirancang khusus untuk menggantikan tidak hanya fungsi, tapi juga tampilan gigi asli.
5. Anda Sudah Bosan dengan Gigi Palsu Lepasan dan Jembatan Gigi
Coba pikirkan, Anda lebih memilih solusi jangka pendek atau jangka panjang? Gigi palsu lepasan dan jembatan gigi memang dikenal sebagai pilihan yang lebih hemat biaya. Keduanya jadi pilihan yang bagus kalau Anda punya budget terbatas, apalagi keduanya tidak melibatkan prosedur bedah. Namun, keduanya perlu diganti secara berkala.
Karena itu, dari waktu ke waktu, Anda tetap harus rutin ke dokter gigi. Di sisi lain, implan gigi bersifat jangka panjang dan tahan lama. Setelah implan berhasil terpasang, Anda hanya perlu menjaga kesehatan mulut seperti biasa. Terdengar praktis, bukan?
6. Tulang Rahang Anda Mulai Menyusut
Tulang rahang menyusut? Terdengar mengejutkan, ya? Tapi memang benar. Akar gigi selalu merangsang tulang rahang agar tetap kuat, layaknya atlet yang terus melatih otot mereka agar performanya lebih baik. Dengan soket yang kosong, tulang rahang Anda kehilangan rangsangan tersebut. Lama-kelamaan, tulang mulai melemah.
Proses penyusutan biasanya dimulai dari menyempitnya lebar dan tinggi tulang, kemudian berlanjut. Cepat atau lambat, tulang akan menjadi lebih pendek. Jika ini terjadi, menangani masalahnya nanti hanya akan membutuhkan perawatan yang lebih rumit dan budget yang lebih besar pula.
7. Wajah Anda Terlihat Cekung
Jika Anda pernah berdiri di depan cermin dan menyadari pipi Anda terlihat lebih cekung, ini mungkin berkaitan dengan hilangnya gigi Anda. Ruang kosong di gusi kemungkinan besar membuat kulit mengerut dan pipi jadi cekung secara alami, seolah-olah usia Anda sudah lebih dari 50 tahun.
Namun, jika Anda mengisi soket kosong tersebut dengan implan gigi, tulang rahang di area itu akan tetap sehat berkat rangsangan dari akar gigi. Innova bahkan menyebutkan bahwa banyak pasien menyadari penampilan mereka jadi terlihat lebih muda setelah melakukan implan gigi.
Baca Juga: Bone Graft untuk Implan Gigi: Apa Itu dan Mengapa Dibutuhkan
Apa Langkah Selanjutnya?

Namun, Anda tidak sendirian! Di BIA Dental Center, Anda bisa berkonsultasi secara bebas dengan tim ahli kami, yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun, untuk menentukan pilihan terbaik bagi kesehatan mulut sekaligus budget Anda!
Anda akan mendapat perawatan yang menyeluruh, termasuk dari drg. Andhika, untuk menjalani prosedur bedah tanpa rasa sakit. Selain itu, semua fasilitas yang Anda butuhkan tersedia dan berteknologi tinggi di klinik kami. Jadi, Anda akan merasa senyaman dan setenang mungkin, layaknya duduk santai di sofa sambil menonton acara televisi favorit Anda.