Baru saja cabut gigi? Tenang, perawatan pasca cabut gigi yang tepat bisa membuat perbedaan besar. Baik ini pengalaman pertama Anda atau prosedur lanjutan, mengetahui cara merawat area bekas cabut gigi adalah kunci untuk menghindari komplikasi seperti infeksi atau dry socket.
Yuk, simak panduan lengkap agar Anda bisa pulih dengan cepat dan nyaman.
Baca Juga: Kenapa Wajah Bisa Terlihat Cekung Setelah Cabut Gigi
1. Gunakan Kasa Steril untuk Menghentikan Pendarahan
Pendarahan biasanya terjadi dalam 12 sampai 24 jam pertama setelah cabut gigi. Jika ini terjadi, gigit perlahan kasa bersih selama sekitar 20 menit untuk membantu menghentikannya. Jika pendarahan tidak kunjung berhenti, segera hubungi dokter bedah gigi Anda untuk diperiksa.
Selain itu, ganti kasa sesuai kebutuhan dan ikuti instruksi dari dokter gigi Anda soal kapan harus menggantinya. Biasanya, dokter akan menyarankan agar kasa dibiarkan menempel selama beberapa waktu setelah pencabutan dan baru dilepas kemudian, kecuali jika pendarahan kembali terjadi.
2. Istirahat Penuh selama 24 Jam Pertama
Rencanakan untuk beristirahat penuh minimal 24 jam pertama setelah cabut gigi agar tubuh Anda bisa pulih dengan baik. Hindari aktivitas berat, perbanyak tidur, dan jalani masa pemulihan awal ini dengan santai.
3. Kompres Dingin untuk Mengurangi Pembengkakan
Munculnya sedikit pembengkakan di area luar rahang setelah cabut gigi adalah hal yang wajar. Untuk membantu meredakannya, tempelkan ice pack di pipi selama 20 menit, lepaskan, lalu tunggu 20 menit sebelum menggunakannya kembali. Anda bisa mengulangi siklus ini sesuai kebutuhan selama hari pertama.
4. Konsumsi Makanan Lembut yang Tidak Panas
Setelah sekitar satu jam, Anda sudah bisa mulai makan dan minum menggunakan sisi mulut yang berlawanan. Selama masa penyembuhan, sebaiknya pilih makanan lembut yang mudah dikunyah dan tidak menyangkut di area bekas cabut gigi.
Pastikan juga menghindari makanan atau minuman yang terlalu panas maupun terlalu dingin, karena suhu ekstrem dapat mengiritasi area tersebut dan memperlambat penyembuhan. Coba pilih sup, yogurt, saus apel, kentang tumbuk, atau smoothie, apa pun yang tidak perlu banyak dikunyah dan disajikan dalam suhu ruang.
5. Konsumsi Obat Sesuai Resep Dokter Gigi
Untuk pencabutan gigi, dokter bedah gigi Anda mungkin akan meresepkan antibiotik dan pereda nyeri guna mendukung penyembuhan dan mencegah infeksi. Penting untuk mengonsumsi seluruh obat sesuai resep dan menghabiskannya sampai tuntas, meskipun Anda sudah merasa lebih baik, agar proses pemulihan berjalan optimal dan terhindar dari komplikasi.
6. Berkumur dengan Air Garam setelah 24 Jam
Pada hari setelah pencabutan, larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat dan kumur perlahan. Anda bisa menahan larutan tersebut di area luka selama beberapa detik sebelum meludahkannya. Lakukan ini setelah makan dan sebelum tidur setiap malam selama minimal lima hari untuk membantu menjaga kebersihan area tersebut.
Hal-Hal yang Harus Dihindari
Selama masa pemulihan pasca cabut gigi, penting untuk tetap berhati-hati. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar proses penyembuhan tidak terhambat.
1. Jangan Merokok atau Vape Minimal 72 Jam
Sebaiknya hindari merokok selama masa penyembuhan, terutama pada beberapa hari pertama setelah pencabutan. Periode ini adalah saat gumpalan darah terbentuk untuk melindungi area luka.
Merokok atau vape dapat menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah, sehingga oksigen yang sampai ke jaringan yang sedang pulih pun berkurang, meningkatkan risiko komplikasi seperti dry socket.
2. Hindari Menggunakan Sedotan saat Minum
Menggunakan sedotan pada beberapa hari pertama setelah cabut gigi dapat mengganggu proses penyembuhan, jadi sebaiknya dihindari. Hisapan yang tercipta saat minum dengan sedotan dapat memberi tekanan pada area luka dan melepaskan gumpalan darah, sehingga meningkatkan risiko dry socket yang menyakitkan. Lebih baik minum langsung dari gelas secara perlahan.
3. Jangan Meludah atau Berkumur Terlalu Kencang
Meludah dapat menimbulkan tekanan di dalam mulut, yang bisa mengganggu gumpalan darah atau melonggarkan jahitan. Saat berkumur atau meludah, lakukan dengan gerakan pelan dan lembut agar area luka tidak terganggu. Melakukannya secara kasar bisa menimbulkan komplikasi dan memperlambat pemulihan.
4. Jangan Menyentuh Luka dengan Lidah atau Jari
Penting untuk membiarkan area bekas cabut gigi tanpa disentuh, baik dengan jari maupun lidah. Meski mungkin tergoda untuk memeriksa area tersebut, menyodoknya berulang kali dengan lidah atau jari bisa mengganggu proses penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi.
Baca Juga: Kapan Boleh Makan Makanan Padat Setelah Cabut Gigi?
Klinik Gigi Terbaik di Bali

Jika Anda sedang menjalani pemulihan pasca prosedur gigi dan menginginkan perawatan berkualitas terbaik sambil menikmati suasana Bali, Anda sudah berada di tempat yang tepat. BIA Dental Center di Bali menghadirkan solusi perawatan gigi yang modern, nyaman, dan estetik, tepat di jantung Seminyak.